Puterakembara, Duniaku adalah Duniamu


Hasil riset menunjukkan Ritalin dapat merubah struktur otak



Menu Utama
01/21/2002

Judul asli: Ritalin May Alter Brain, Study Shows
Dimuat seijin Reuters - Copyright Reuters 2001


Ritalin atau methylphenidate, obat stimulan yang biasa diberikan pada anak penyandang ADHD , Attention Deficit Hyperactivity Disorder ternyata dapat menyebabkan perubahan struktur sel otak untuk jangka waktu lama, ilmuwan melaporkan.

Ilmuwan peneliti Ritalin, Joan Baizer profesor fisiologi dan biofisika dari University of Buffalo mengatakan "Anak biasa diberikan Ritalin setiap hari selama bertahun tahun, namun obat ini ternyata bukanlah sejenis short-acting-drug seperti anggapan banyak dokter. Perubahan yang terjadi pada sel otak tikus terlihat sama seperti yang diakibatkan oleh amphetamin atau kokain.

Ketika dosis Ritalin yang diberikan selesai bekerja dalam tubuh, dokter menganggap Ritalin dapat hilang dengan sendirinya. Hasil temuan kami dengan menggunakan model ekspresi gen pada binatang menunjukkan Ritalin punya potensi menyebabkan perubahan pada struktur dan fungsi otak untuk jangka waktu yang lama. Joan Baizer menambahkan, namun Ritalin tidak bersifat adiktif atau dapat menyebabkan ketagihan jika pemberian dosis digunakan secara benar.

Agar lebih mencermati
Pemberian Ritalin pada anak perlu lebih dicermati. Dalam pertemuan Society for Neuroscience di San Diego para peneliti melaporkan bahwa efek dari pemberian dosis tinggi amphetamin dan kokain telah mengaktifkan salah satu gen yang disebut gen c-fos dalam sel otak. Jika c-fos aktif pada bagian tertentu otak maka gen tersebut diketahui berhubungan dengan gejala adiktif.

Para ilmuwan tersebut melakukan penelitian pada tikus yang diberikan susu dicampur dengan Ritalin dengan dosis yang sama diberikan pada anak anak. Para ilmuwan mendapatkan gen c-fos menjadi aktif setelah diberikan Ritalin. Hal yang sama terjadi pada tikus yang diberikan amphetamin dan kokain.

Dari data diatas disimpulkan Ritalin menyebabkan perubahan pada sel otak untuk jangka waktu lama dan hal ini haruslah kita teliti lebih lanjut. Mungkin kita dapat menggunakan sejenis gen mikrochip untuk mengetahui gen gen mana saja yang menjadi aktif jika diberikan Ritalin, demikian Joan Baizer.

Copyright 2001 Reuters Limited. All rights reserved.

Dilarang mempublikasi ulang dan mendistribusi ulang artikel Reuters diatas tanpa persetujuan tertulis dari Reuters. Isi artkel diatas diluar tanggung jawab pihak Puterakembara. Jika terdapat ketidak akuratan dalam interpretasi terjemahan bahasa maka yang dianggap benar adalah artikel dalam bahasa Inggris Ritalin May Alter Brain, Study Shows.




Bunga Rampai Online
Buku Bunga Rampai




| home | contact us |


Valid HTML version 4.01

Total visitor from February 2000 to June 2008: 697677
Your interaction with this site is in accordance with our Site Policy

Puterakembara 2000 - 2008