Menu Utama |
09/18/2006 ----- Original Message ----- From: Solikan To: peduli-autis Subject: [Puterakembara] Salam Kenal Ass. Wr. Wr Terima kasih banyak buat ibu Leny yang memperkenalkan saya kepada Bapak-2 dan Ibu-2 yang peduli autis. Saya (Solikan) bapak dari Haikal (2,4 tahun). Saya tahu anak saya kena Autis (ADHD) sejak usia 1,5 tahun karena dari cerita teman-teman anak autis tanda-tandanya jalan jinjit dan kontak mata jelek serta lambat bicara. Saya baru periksakan ke dokter setelah berumur 2 tahun (karena Haikal punya adik) dan memang anak saya kena ADHD. Sejak itu Haikal saya ikutkan terapi dan hasilnya cukup lumayan bagus, disamping itu anak saya juga terapi obat antara lain : Zamel, Prolacta, dan Rispedal. Tapi untuk Rispedal tidak saya berikan karena saya takut ada efek ketergantungan. Saat terapi masuk bulan ke-4 Haikal mulai suka marah dan melempar mainan bila ia tidak suka, kemudian saya konsultasikan pada dokter yang menangani setelah dapat penjelasan lagi dari dokter baru saya berikan obat rispedal (0,125 mg) sekarang sudah 15 hari mengkonsumsi dan kelihatan ada pengaruhnya meskipun Haikal marah tapi bisa menahan diri tidak sampai melempar, dari laporan terapis-pun Haikal lumayan bagus dalam penyerapan materi Yang ingin saya tanyakan kepada Bapak-2 atau Ibu-2 adalah 1. Bahaya atau efek samping apa jika mengkomsumsi Rispedal dalam waktu lama ? 2. Saya pernah membaca alternatif Totok / pijat sangat efective dimanakah kalau di surabaya / Gresik ? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas informasinya. Salam Bapak Haikal |
Bunga Rampai
|
|