Dengan bermodalkan semangat dan niat untuk men-sosialisasikan autisme kepada masyarakat luas maka di-dirikanlah Yayasan Puterakembara, sebuah organisasi non-profit yang menggunakan media internet sebagai aktifitas utama-nya.
Disamping memberikan informasi mengenai autisme di situs internetnya (http://puterakembara.org ), Puterakembara juga berusaha untuk menciptakan rasa kebersamaan diantara orang tua anak penyandang autisme dan para peduli-autis dengan mengundang mereka untuk bergabung dalam mailing list (milis) Puterakembara yaitu “peduli-autis@puterakembara.org “.
Pada saat buku ini dicetak, jumlah rekan milis Puterakembara mencapai 260 rekan yang berasal dari seluruh propinsi di Indonesia.
__